Kamis, 17 November 2016

Bombardir Belanja Oleh Mr.Importir

,
Tau film Kabhi Kushi Kabhie Gham yang sempat fenomenal 6 tahunan yang lalu, ga? Pasti taulah yaa. Lagu Kabhi Kushi Kabhie Gum ini satu-satunya lagu yang ada diplaylist mobil sewaan kami selama 7 hari muterin Mauritius beberapa waktu yang lalu. Imbasnya, lagu ini masih terus berdendang di telinga hingga sekarang.

Aa aa aa aa aa aa, kabhi khushi gham
Na judaa honge hum, kabhi khushi kabhi gham
Aa aa aa, aa aa aa, aa aa aa aa


Menyebalkan 😠

Perjalanan saya keliling Amerika Timur, China dan Afrika beberapa waktu yang lalu membuat saya menyadari kalau ternyata dunia ini sudah dikuasai oleh produk China. Barang-barang yang dijual di mall-mall yang saya singgahi 90% made in china. Bahkan souvenir khas yg identik dengan negara/kota tersebut juga made in china. Gantungan kunci Newyork made in China, tempelan kulkas Mauritius made in china,  snow ball Boston made in China, bahkan kartu pos juga made in China. Hal ini membuat saya penasaran mati-matian dengan China. Kenapa mereka bisa selihai itu menciptakan apapun, lalu kemudian menjualnya dengan harga yang gak masuk akal murahnya, dan negara-negara lain berbondong-bondong mengimpor produk-produk buatan China?

Aa aa aa aa aa aa, kabhi khushi gham
Na judaa honge hum, kabhi khushi kabhi gham
Aa aa aa, aa aa aa, aa aa aa aa


Untuk mengobati rasa penasaran saya, akhirnya saya dan dia (baginda Mr.Importir) memutuskan untuk mengunjungi salah satu sentral perdagangan terbesar sedunia, yaitu Kota Yiwu di China. Kisah perjalanan saya ke Yiwu bisa dibaca disini. Untuk saya yang masih awam dengan dunia impor-imporan fokus utama saya adalah mencari barang-barang yang saya anggap lucu, sementara untuk si Doi yang sudah malang melintang di dunia impor-imporan fokus utamanya mencari forwarder yang bisa menjembatani pengiriman barang dari China ke Indonesia. Oiya sebelum saya lanjutkan, saya ceritakan dulu profil singkat Sang Baginda Mr.importir ini.

Rendy Bharata Putra namanya, dia adalah penggagas http://mrimportir.com/ yang pernah mengenyam pendidikan selama kurang lebih 3 tahun di Beihang University, Beijing, China. Saat ini beliau hidup nomaden. Pekerjaan utamanya saat ini adalah traveling keliling dunia, belanja, dan mentoring (cara mudah menjadi importir produk-produk dari China) baik melalui kelas online maupun kelas private yang rencananya akan diadakan di 34 provinsi dan 60 kota di Indonesia. Saat ini beliau sudah melahirkan lebih dari 300 importir aktif. Apa yang membedakannya dari mentor importir lainnya?? Dia berani memberikan garansi "Uang Kembali" jika peserta yang dibimbingnya tidak bisa impor barang sendiri setelah mengikuti kelas online maupun private dr Mr.Importir. Simak apa kata mereka-mereka yang telah bergabung di mrimportir.com berikut ini:  

Testimony Member Mrimportir.com

Testimony Member Mrimportir.com

Testimony Member Mrimportir.com
Aa aa aa aa aa aa, kabhi khushi gham
Na judaa honge hum, kabhi khushi kabhi gham
Aa aa aa, aa aa aa, aa aa aa aa


Kembali ke cerita saya tentang Yiwu diatas, mengunjungi langsung sentral perdagangan terbesar di China tak lantas membuat si baginda Mr.importir puas, pasalnya harga yang ditawarkan oleh pedagang disana tidak lebih murah dari berbelanja online melalui website market place China. Alih-alih ingin memborong belanjaan, malah kami pulang tanpa membawa barang-barang berarti yang bisa dijual. Namun kunjungan tersebut tidak sia-sia. Setidaknya sang baginda Mr.Importir mendapatkan mangsanya yaitu para forwarder ^_^

Penasaran dan pengen jadi importir juga?? :p 

1 comments:

  • 16 Desember 2016 18.17

    murah bgt klo bisa ngimpor barang..

Posting Komentar

 

All about Me Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates