Senin, 01 Juni 2015

Indahnya Perbedaan Bahasa

,
Banyak orang yang beralibi ogah keluar negeri karena 'ga bisa bahasa inggris', sehingga mereka terkungkung hanya disitu-situ aja, tanpa kenal kehidupan di luar sana. Padahal sebenarnya diluar sana kita masih bisa survive dengan bahasa tubuh bahkan bahasa kalbu. *cieelah bahasa gue

‘Bahasa’ menjadi salah satu alasan mengapa saya begitu menggebu-gebu ingin menjelajahi dunia, selain alasan utama ‘alam yang indah dan makanan enak. Kalau dari cerita yang ada di Alkitab, dulunya kita semua berasal dari satu nenek moyang dengan bahasa yang sama, karena manusia dengan segala keangkuhannya ingin membangun sebuah menara yang tingginya sampai ke langit, akhirnya Tuhan memporak-porandakan bahasa di dunia. Ajaib!! Ga usah jauh-jauh, antara bahasa di Jakarta yang jaraknya secekak dengan Bandung, berbeda. Atau bahasa orang Batam yang jaraknya sepelempar batu dengan Singapore, juga berbeda. Perbedaan bahasa inilah yang memotivasi saya untuk mencari dan mendapatkan gebetan dari suku yang berbeda. #DearGebetan. #Eakkk. 

Entah kenapa rasanya senang banget saat bertemu dengan seorang yang berperawakan hampir sama dengan saya, mendengar mereka berbicara dalam bahasa yang tak dipahami satu sama lain. Padahal kita masih satu keturunan Adam - Hawa. Hehe. Sebagai salah satu pecinta bahasa asing, tanpa berminat sedikitpun belajar bahasa tersebut, salah satu kebiasaan buruk yang selalu dan pasti saya lakukan di luar negeri adalah membuat orang marah. Bagi saya mendengar orang lain marah-marah dengan bahasa yang tidak saya mengerti adalah hiburan yang menyenangkan. Salah satu cara paling gampang adalah dengan menawar barang dengan harga yang tak masuk akal.

Pernah suatu kali saya iseng nawar sunglasses di Khaosan Road. Sama sekali ga niat mau beli, cuma pengen denger orang Thailand marah aja sebenernya. hahaha
Saya : "How much?
Penjual : "300 baht"
Saya : "10 baht, Ok??"
Penjual : "gpamlearkow jaghkangkamgleawkfpw kgkangakgknaghie wwkgvaokgag kajgkajgkajgkavnk amfwflepakaeka zzzzz! 
*Sambil ngusir* 

Saya pengen share beberapa pengalaman travelling saya ke beberapa negara terkait dengan bahasa.
Suatu hari di keramaian sebuah jalan di Bangkok, tepatnya di Khaosan Road, ada seorang gadis belia bergandengan sangat mesra dengan orangtua berusia sekitar 50 atau 60 tahunan. Layaknya pasangan ABG, mereka ini dikit-dikit ciuman, silap dikit ciuman – silap dikit ciuman. Saya curiga mereka sepertinya kelebihan hormon progesteron dan testosteron. Seorang teman saya nyeletuk:
"Na, ko mau ga diajak keliling dunia, difasilitasi segala macam, dan dipenuhi kebutuhan lahir batin tapi menikah dengan kakek-kakek kayak cewe di depan kita ini?"
Dengan lantang dan tegas saya jawab:
"Ogah, aku ga siap ditinggal menjanda di usia muda! “Tapi na.... bla bla bla bla blaa.
Intinya sepanjang jalan kami ngejekin gadis di depan kami tersebut dengan bahasa indonesia. Tahukah anda apa yg terjadi setelah itu??? 
Si gadis tiba2 menghampiri kami dan menarik baju salah satu teman saya. 
"Maksud mbak ngomong gitu apa, hah? Mbak sirik? Bla bla bla bla bla blaa..... 
Yaaaa Tuhaaann ternyata si gadis itu org Indonesia, sodara-sodara!!!! Di situasi genting begitu mau pura2 mati jg ga sempat lagi, hitungan ketiga kami lari terbirit-birit dan nyetop taksi!! Mamppoooss.. Ini cilakanya kalo jalan rame2, bawaannya pengen ngomongin org muluk. Hahhahahhaha. Jgn ditiru, please :)

Pernah jg suatu kali Saat menggembel di bandara, saya duduk di sebelah cowo myanmar. Terus saya tanya dia: "What time your flight?
Doi jawab: “Six hours ten minutes”
Naah loh.. Apa coba artinya?? Hahahhahahah.
Belajar tulisan Myanmar yang bentuknya kayak cacing kepanasan (dalam perjalanan di Bus dari Bagan menuju Yangon)
Pernah lagi suatu kali saya ngehost bule dari jerman. Si bule saya ajak ngumpul dengan teman-teman saya, alih-alih biar teman-teman saya bisa belajar bahasa inggris gitu. Nah saat ngumpul-ngumpul tersebut tiba-tiba si bule nyeletuk:
“Why no mosquito here?” 
Salah satu teman saya yang pengen terlihat keren menjawab:
“Yeaah, Because this is not moslem area. This is chinese area. No mosque here. There are many mosque in Batu Aji.
Muka bule seketika mengkerut: 
“Hah?? No no no I mean Mosquito not mosque *sambil mempraktekkan tangannya kayak digigitin nyamuk gitu*
Untuk cerita yg satu ini, seketika saya pura2 ga kenal dgn teman saya. MEMALUKAN!!! MANA JAWABNYA KENCANG PULAK. Yaaa kali si bule tau Batu Aji dmna. Hahhahahahahhaha.

Baru-baru ini (tepatnya waktu libur kenaikan Isa Almasih kemaren), saya ngantri untuk check in di Changi Airport, di depan saya seorang bule dan 2 orang mbak-mbak dari Indonesia. Si bule nanya ke si mbak: 
What holiday is today?” 
Si mbak yang orang indonesia jawab: 
“Today is Jesus born!” 
 Si bule mukanya seketika berubah jadi petak2: 
“Hah? JESUS BORN?? Today is christmas?? 
Terus teman nya si mbak yg 1 lagi nyaut: 
“Eeehh ehhh ohh noo!! Today is Jesus Going Up, upstair to heaven. *sambil mraktekkin tangan seolah terbang* 
Saya yang berdiri di belakang mereka ga bisa nahan ketawa. Akhirnya saya angkat bicara:
“Ascension day, Sir! 
Akhirnya kami ngakak kenceng bgt. Hahahahahha 

Di china lebih parah lagi. Nemu orang yg bisa bahasa inggris kayak nemu teman sekampung. Bahagia tiada tara. Di suatu tempat wisata di Yangshou (Cina), saya menyapa salah satu bule asal Denmark. Senasib dengan saya dia girang banget waktu saya ajak bicara pake bahasa inggris. Dia bercerita saya uda 6 hari kayak orang goblok disini, ga bisa nanya siapa-siapa. Bahagia banget bisa ketemu dengan mu dan ngobrol-ngobrol. Bener-bener kami kayak orang sekampung yang uda lama banget ga ketemu. Bolak-balik kami berpelukan. Hahhahaha.. Lebay banget sih ya, tapi memang begitu kenyataannya. Di Cina, tak perduli anda berasal dari mana, apa warna kulitmu, semua orang akan mengajakmu ngobrol dalam bahasa Mandarin. Mereka terlalu mencintai bahasanya. Di Cina ga ada pelajaran bahasa inggris kali yaa :(
Temen sekampung ^_^
Ada yang punya pengalaman lucu tentang bahasa ga?? Share di comment box dong :)
Ini video saya ambil waktu di Sigiriya (Srilanka), ada tour guide jago banget bahasa mandarin, tapi ga bisa bahasa inggris. Hahahhah
video
Doakan supaya saya rajin-rajin update blog ini :(

6 comments to “Indahnya Perbedaan Bahasa”

Posting Komentar

 

All about Me Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates