Selasa, 03 Maret 2015

Mikie Funland Berastagi

Ada yang menarik dari arena bermain di Mikie Funland Berastagi. Kalau biasanya sebelum naik ke wahana-wahana yang ada kita harus ngantri berjam-jam (seperti Universal Studio Singapore atau Disney Land Jepang), kebalikannya di Miki Funland petugasnya bakal merayu-rayu kita untuk mencoba wahana-wahana yang ada. 
"Naek lah dek, kalau adek ga naek kasihan abang jadi ga ada kerjaan"
"Jangan takut dek, cuma diputar2 aja nya 3 menit, kalo pusing adek, abang tanggung jawab"
"Cuma samamu nya abang kayak gini dek"
"Senyum adek itu kayak mau ngajak abang berumah tangga"
Yaaakk itulah beberapa contoh kalimat rayuan yang bakal sering kita dengar selama disana. Mikie funland theme park ini terletak di Jl. Raya Medan Berastagi Kec Brastagi Kab Karo. Untuk menuju kesini bsa dengan angkot dari Medan, ongkosnya 10.000 doang, dengan lama perjalanan sekitar 1-1,5 (tergantung macet/tidaknya lalu lintas).
Biaya masuk 90.000. Bisa apa aja dgn 90ribu??? BISA MAEN SEMUA WAHANA SEPUAS-PUASNYAAA TANPA ANTRI!!! *Sengaja di capslock. 
Highly recommend untuk kita dan putra-putri kita sekalian :) 
The Pirates Restaurant
The pirates ini adalah restoran berbentuk kapal. Keren sih, cuma yaa gitu. Sepiii. Penjualnya cuma satu jual KFC (KW). Sanking sepinya tempat ini, seluruh meja dan kursi disana berdebu. *Sedih :( 
Sea Battle

Salah satu alasan kenapa saya suka tempat ini adalah tempatnya adem dan bentuk pohonnya bagus-bagus. Sea Battle ini salah satu arena basah-basahan. Sayangnya kemaren ada beberapa wahana yang ga beroperasi dan sedang dibersihkan karena terkena abu vulkanik dari gunung Sinabung. 
Roller Coaster

Roller coaster ini juga salah satu wahana favorite saya. Meski jalurnya ga sepanjang yang di Disney, tapi lumayanlah kalo dimainkan sample 6x putaran. *anaknya ga mau rugi*. (By the way saya belum pernah ke Disney, wkkwkwkw)

Volcan

Volcano ini Salah satu wahana favorite saya. Di dalem kita bakal di dudukkan dikursi panas, dipasangkan sabuk pengaman, lalu diputar sambil dihempas-hempaskan. Lama permainan? Tergantung permintaan. Kalo belum puas bakal diladeni trus sampe kta puas. Kemaren saya nyoba sampai 3x. Ngeri sik, tapi seru.. Hahahhaa.
Saya agak heran kenapa tempat bermain sebagus itu bisa sepi, mungkin bagi sebagian orang sana harga 90.000 itu kemahalan. Padahal kalo mau dibandingin dengan luar negeri misalnya Universal Studio Singapore yang harganya hampir 600.000an wahana juga mirip-miriplah tapi ga pernah sepi. Mana ngantrinya berjam-jam. Hhhmmm...

Akhir kata "Mari cintai wisata dalam negeri yang ga kalah bagus dengan luar" *Cheerrsss ^_^

Rabu, 11 Februari 2015

Legenda Pulau Awi

Pulau Awi merupakan pulau kecil yang cukup populer dengan keindahan panorama bawah laut yang terdapat di dalamnya. Pulau ini terletak bagian timur dari Jembatan Barelang atau di bagian selatan dari Pulau Batam dan dapat ditempuh dari Kampung Tua di Pulau Batam yang bernama Kampung Piayu Laut hanya dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer saja dan waktu tempuh berkisar antara 5 – 10 menit. Pulau ini menyimpan wisata bahari yang panoramanya tidak kalah dengan wisata bahari yang terdapat di pantai-pantai yang lainnya. Wisata bahari tersebut berupa pantai yang bernama Pantai Pulau Awi. Pantai Pulau Awi ini bukanlah pantai yang luas, hanya membentang sekitar 100 meter saja. Namun, eksotisme yang terdapat di pantai ini sangat menarik berupa alamnya yang masih fresh, terlihat tanaman bakau yang tumbuh subur di salah satu bagian pulau, pasir putihnya yang tampak mendominasi di sisi pesisir pantai, air laut yang tampak berwarna biru dan jernih membentang dengan indahnya. Tak lupa pula dengan keanekaragaman biota laut yang terdapat di bawah laut seperti berbagai jenis ikan berwarna-warni dan bebatuan karang yang sudah mulai terlihat dengan jarak pandang hanya 15 – 20 meter saja dari pesisir pantai. Bahkan kabarnya ada berpuluh-puluh jenis ikan yang terdapat di bawah laut pantai ini. Sesekali terlihat ikan-ikan kecil yang berenang kesana kemari di sekitar bebatuan karang dengan lincahnya. Sungguh merupakan suatu kombinasi alam yang indah. Di Pantai Pulau Awi ini wisatawan dapat melakukan berbagai kegiatan seperti berenang, menyelam ataupun sekedar bersantai di pasir putihnya yang eksotis sembari merasakan hangatnya sinar matahari. Ya, karena kondisi air lautnya yang jernih dan potensi bahari di dalamnya memungkinkan para wisatawan untuk melakukan kegiatan Snorkling. Namun sayangnya di Pantai Pulau Awi ini sama sekali belum tersedia fasilitas Snorkling bagi para wisatawan, sehingga bagi wisatawan yang ingin melihat panorama bahari di pulau ini harus membawa peralatan snorkling sendiri.
Sumber : Disini
*Backsound : Semua itu bohong, oowwwooo*

Berbekal informasi dari artikel maya diatas, berangkatlah kami segerombolan (31 orang) ke Pulau Awi. Setibanya di pelabuhan Kampung Tua Piayu Laut senyum sumringah masih tampak jelas diwajah kami semua. Air yang jernih, senyum bapak nelayan yang siap mengantar, cukup untuk meyakinkan kami bahwa Pulau Awi bakal sesuai dengan ekspektasi. 7 menit berlalu akhirnya kami mendarat di Pulau Awi, semua terpelongok tak percaya, senyum sumringah berganti dengan muka muram penuh kedurjanaan dunia seakan runtuh
Serius ini Pulau Awi, Pak?
Dimana spot snorklingnya?
Mana pasir putihnya? 
Iyaa ini memang Pulau Awi, Saya sudah 50 tahun tinggal disini, belum ada Pulau Awi lain selain pulau ini. Air lagi pasang, sebentar lagi kalau air surut akan keliatan pasir putihnya. Nanti kalau sudah mau pulang, tinggal telpon saya yaa, saya akan datang lagi. Ujar Pak Nelayan yang mengantar kami sambil berlalu pergi meninggalkan luka mendalam.

Kami berpandang-pandangan satu sama lain. Ada hening yang sangaaattt panjang. Pulau Awi yang sebenarnya adalah hutan belantara yang dipenuhi semak belukar. Hanya ada satu kehidupan masa lampau disana (baca: kuburan). Tak ada pantai, pasir putih, apalagi spot snorkling. Kami harus membabat ilalang yang tumbuh subur agar bisa sekedar duduk dan menikmati makan siang. Satu-persatu kami mulai merenungi dosa dan kesalahan kami selama ini. Mengingat jasa-jasa orang tua yang tinggal jauh di Batam, merenungi kembali mengapa setua ini masih jomblo hidup ini ga adil!! 

Life must go on, gaes!! teriak salah satu teman saya. Daripada menyesali dan mengutuki Pulau ini, lebih baik kita membuat pulau ini jadi tampak asik dan indah. Mulailah kami memperlakukan Pulau Awi layaknya Maldives. Suasana awal yang mencekam berubah menjadi ceria, ketawa cekikikan, main lempar-lemparan bola, berenang kesana kemari layaknya ikan cucut. 
Ini baru sebagian. Sebagian lagi ga tertangkap kamera :) 

Ga ada indahnya. hahaha
Pulau Awi yang tak seberapa itu menjadi sejarah baru. 31 orang telah berhasil merintis jalan bagi para pelancong lain yang mungkin akan jadi korban keganasan indahnya Pulau Awi di dunia maya. Don't trust google too much, gaes!!!
Let's take a groupie 
Oiyaa tarif untuk menyebrang ke Pulau Awi Rp 100.000 PP/kapal. Kapal pompong tersebut bisa diisi 10-12 orang. Tidak ada apa-apa disana selain satu kuburan China. Jadi jika ingin kesini persiapkan segala sesuatunya dengan baik, terutama persediaan makanan dan minuman
Ntah ngetawain apa ini sampe megang-megang perut. haaha
Akhir kata : "Kebahagiaan itu menular, jadi usahakan dirimu selalu berbahagia dalam keadaan seburuk apapun. Usahakan juga bergaul dengan orang-orang yang bisa menciptkana kebahagian. Bergaul dengan mereka yang membuat sesuatu 'Hal Buruk' menjadi 'Hal Baik' cukup untuk membuat mu menjadi 'Orang Baik' pula" Amiiiinnn... 

Nb : Blog ini sepertinya dibajak, tulisan hanna ester yang sesungguhnya ga pernah seserius ini. Bhaayyy ^_^

Selasa, 20 Januari 2015

Itinerary Myanmar

Jalan-jalan ke Myanmar kemaren cukup berkesan buat saya. Sanking berkesannya ini untuk pertama kalinya saya bagi-bagi itinerary disini. #Uhhuuk. Berikut daftar pengeluaran selama di Myanmar kemaren. Semoga berguna.
  • Kul - Yangon (Promo Airasia Rp 550.000 PP) Berangkat jam 6 pagi tiba pukul 11.45. Harusnya jam 9 uda mendarat, karena faktor cuaca muter-muter diatas lebih kurang 2 jam. Ngerrriii.
Sampai bandara charter taksi ke Golden Rock disepakati tarif 120 USD (sharing cost berempat : @30 USD) lama perjalanan 3,5 - 4 jam. Golden Rock ini pagoda yang letaknya diatas sebuah gunung (ga tau nama gunungnya apa). Disana ada sebuah batu besar berwarna keemasan tapi bukan dari emas. Ajaibnya batu itu ga jatuh loh. Kurang tau sih sejarahnya gimana, silahkan di googling sendiri. Dari terminal bus sebelum ke Golden rock (lupa juga namanya) naik Mobil pick-up yg uda disulap seperti angkot tarifnya PP 10 USD. Entrance fee Golden Rock 10 Usd. Perjalanan pake mobil pick-up ini seruu bgt. kita serasa naek roller coaster yang ga habis-habis. Pemandangan kiri kanan juga okee.. 

Ini mobil pick-up yang bakal nganter ke Golden Rock
Galau di Golden rock ^^
Dari golden rock, kami di drop ke terminal bus. Dari terminal bus naik taksi ke sule 6.000 kyats (sharing bertiga: @2.000 kyats = 2 USD). Nginep di daerah sule (Mahabandoola Guest House) ratenya 18 USD/mlm (bertiga @6USD). Jangan ngarepin fasilitas apa2 disini, karena tmpatnya sangat sederhana. 
Ini Mahabandoola Guest House. Memprihatinkan. Hahhaa
Hari pertama di Yangon, kami muter-muter ke Sule dan Shwe Dagon Pagoda. Dari sule ke Shwe Dagon (smoga nulisnya bener) naek angkot (semacam damri) 100Kyats (murah, meriah muntah). Prepare dari hostel yg cowo pake sarung, saya pake tanaka n lonji hemat 8.000kyats/8USD masuk Shwe Dagon krna dikira warga lokal yg mau sembayang 
Kalau uda cemong-cemong gini, siap2 diajak ngobrol pake bahasa myanmar seharian 

Dari Shwe Dagon balik ke penginapan naek taksi 5.000kyats (bertiga : 1.750kyats). Malemnya ambil bus tujuan Bagan. Dari penginapan naek Angkot ke terminal bus 3.000kyats (1jam perjalanan). Tarif bus dari Yangon - Bagan 14.000 kyats atau 14USD. Entrance fee di Bagan 15.000kyats/15 USD. Bagan ini negerinya ribuan pagoda. Pagi hari kita bisa ngeliat sunrise dengan ratusan balon udara, dan malemnya kita bisa ngeliat sunset dengan view pagoda-pagoda yang cantik. Sampe di Bagan jam 5 subuh. Dari terminal bus ke penginapan 6.000kyats, bakal ditawarin lihat sunrise dlu (bertiga: @2.000 kyats/2USD). Penginapan kami di Bagan namanya Winner Guest House, lokasinya di old bagan.Tarifnya 20USD permalem untuk berdua atau 15 USD untuk sendiri (2 single bed). Keliling bagan rental sepeda 1.500kyats. Menurut saya Bagan biasa aja, yg menarik cuma sunrise ngeliat balon udara. Kalau waktunya mepet saya rasa di Bagan sehari cukup, ga perlu nginep. 
Sunrise di Bagan. Balon udaranya uda pada pergi, tinggal dikit karena ga ada yang motoin 

Kota selanjutnya setelah Bagan adalah Inlay Lake. Dari Bagan-Inlay Lake naek bus malam tarifnya 12.000 kyats atau 12USD (dijemput di penginapan menuju terminal). Sampai di Inlay jam 4 subuh. FYI inlay dingin banget, siapin jacket n jangan sampe salah kostum disni. Entrance fee di Inlay 10 USD/10.000 kyats. Kami nginep di Blissful inn tarifnya 30USD/nite (berdua @15USD/15.000 kyats). Rental sepeda seharian 1.500kyats. Ditambah dengan ngilangin senter ganti rugi 1.500kyats.

Blissful inn Guest, Lumayan Cakep 

Dari smua tempat yg saya kunjungi di Myanmar, Inlay lake yg paling berkesan. Udaranya Segar, seluruh warganya ramah, dan segala macam disana murah. Rental boat menyusuri inlay lake ada 2 pilihan 15.000 kyats dan 20.000kyats. Yang agak murah 15.000kyats, durasi travelingnya 3-4 jam saja. Sedangkan yang 20.000 kyats durasinya 7-8 jam. Saya ambil yg 20.000kyats, mulai dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Harusnya sampe sunset, tapi berhubung  saya harus ngejar bus ke yangon ga smpt liat sunset. Itu juga uda Puasss banget!! Dibayari daddy2 dari kanada pulak *Rejeki 
Suku leher panjang di Inlay Lake
Dari inlay ke yangon 14.000kyats/14 USD. Sampe di yangon jam 5 subuh. Langsung ke bandara Karena duit habis. ahhahaa. Dari terminal ke bandara 2.500kyats. Total pengeluaran saya dari Batam - Kuala Lumpur - Yangon - Golden Rock - Bagan - Inlay - Yangong (8hari) = 220 USD (Exclude tiket pesawat).
Salah satu pagoda di Inlay yang letaknya di atas puncak ^_^
Myanmar sebenarnya murah, yg buat jadi mahal adalah setiap kita mau masuk ke kota2 lain kita harus bayar 10-15 USD. Semua warga asli myanmar baiknya juara, hanya saja mereka kebanyakan ga bisa bahasa inggris. Mereka nolongin bener2 tulus n ga ngarepin imbalan. Hampir tidak ada Scam disni. Kemaren saya nyasar Karna diajak jdi Anak Gaul oleh travelmate (namanya bang Pedro) saya ga tau cara balik ke penginapan. Oleh warga dsana saya dianter pake motor sambil di pukpuk "don't cry laa, I'm with u"
*uhhuuk  (kejadiannya jam 11 malem). 
Dari terminal sebelum menuju bandara saya duduk2 di sbuah kedai kopi, Oleh seorang abang2 disitu saya dikasih Sim card untuk internetan katanya biar ga mati gaya selama nunggu penerbangan. Uuhh 

Sunset di Golden Rock
Kalau saya urutkan biaya dari yg termurah ke yang termahal : Yangon - Inlay - Bagan - Golden rock. Kalau anda sendirian dan budged terbatas, saya sangat tidak mnyarankan ke Golden rock, Karena hari pertama di golden rock aja waktu itu saya menghabiskan hampir 60USD dan hampir putus asa karena mahalnya 
Lain kali mungkin bakal saya ceritakan masing-masing kota di Myanmar yang saya kunjungi. Oiyaa yg mau ke myanmar dalam waktu dkt dan butuh Sim card khusus utk internetan inbox yaa, tp harus dikembalikan (estafet utk org lain yg butuh jg). Silahkan yg mau tanya2 isi coment box aja. 

NB : Seluruh foto yang dipost disini adalah hasil jepretan dari Kamera HP Samsung Note 3 neo, tanpa filter dan edit apapun. Please, jangan diejek foto yang apa adanya ini